Tiga Kuliner Bangka Belitung Nan Mengoda

0
261
foto:Ferano gustiandi (kompasiana)

Jalan-jalan ke Bangka Belitung, Anda tidak hanya akan menikmati keindahan alamnya. Dibalik keindahan itu terdapat aneka jenis kuliner yang menggugah selera. Meski selama ini kita hanya mengenal kuliner Bangka sebatas mie dan martabak manisnya, namun, sudah saatnya Anda mulai menjejal kuliner yang lainnya.

Berikut ada tiga jenis kuliner yang menjadi andalan di Bangka. Apa saja itu?

Seafood Mr.Asui
Nama kedai seafood Mr. Asui memang sudah sangat melenggenda seantero Bangka. Jadi, kalau ditanya mau makan seafood yang enak di Bangka, pasti jawabannya tertuju pada seafood Mr. Asui.

Karena kedai ini sudah menjadi ikon kuliner untuk makanan laut di Pangkal Pinang. Untuk mencapai kedai seafood ini pun tidak lah susah. Meski letaknya berada di dalam sebuah gang, namun semua orang sudah paham jalan menuju kedai ini. Tepatnya  di Jalan Kampung Bintang.

Yang menjadi rekomendasi makanan seafood di sini cukup beragam. Mulai dari ekor tenggiri bakar, udang, kepiting asam manis dan aneka seafood lainnya. Tampilan kepiting bumbu asam manisnya memang menggoda selera. Warna kepiting yang kemerahan pasti membuat lidah langsung ngiler melihatnya.

Karena kepiting yang dimasak benar-benar kepiting segar hasil tangkapan. Jadi, soal rasa kedai seafood Mr. Asui tidak perlu diragukan lagi.

Mie Koba

foto: visitbangkabelitung.com

Selain seafood, rasanya kuliner di Bangka tidak lengkap kalau tidak mencicipi mie Koba yang juga sama melegendanya. Kedai mie koba asalnya dari daerah Koba di Bangka Tengah. Karena begitu terkenalnya, kedai ini kemudian membuka cabang di Jalan Balai Pangkal Pinang, provinsi Bangka Belitung. Letaknya tidak begitu jauh dari Bandara Depati Amir. Jadi, setibanya di Bangka, sebaiknya cicipi dulu mie Koba-nya. Anda bisa merasakan sensasinya.

Kwetiau Kuah Ikan

kwetiau
foto:newyorkfood.typepad.com

Selain mie Koba, Kwetiau kuah ikan juga wajib masuk dalam daftar list kuliner Anda. Karena rasa kwetiau-nya berbeda dengan kwetiau sejenis yang sering kita jumpai di ibukota Jakarta. Ukuran kwetiaunya lebih pipih dan kecil. Warna kwetiaunya lebih bersih dari kebanyakan kwetiau yang ada dipasaran.

Yang membuat kwetiau semakin berbeda dengan yang lainnya adalah kuah yang ada pada kwetiau tersebut benar-benar bersumber dari kuah ikan yang sudah dimasak. Bumbu dan rasanya benar-benar meresap sampai tetes kuah penghabisan.

 

Very Barus

LEAVE A REPLY