Saatnya Menikmati Kisah Kecantikan Mutiara

0
30

Siapa yang tak ingin tampil cantik? Siapa yang tak kenal mutiara? Simak paduan menawan mutiara dan kecantikan tampilannya …

Mutiara konon dipercaya sebagai pelindung perempuan dari marabahaya. Itulah mengapa, perhiasan ini juga kerap dipakai sebagai hadiah untuk orang yang dicintai atau sang kekasih.

Diantaranya, sebagai hadiah pernikahan. Yang pasti, mutiara telah menjadi simbol keanggunan dan status kemewahan ribuan tahun silam, dan sepanjang masa.

Mutiara termasuk perhiasan unik. Sebagai satu-satunya permata yang dihasilkan dari organisme hidup, yakni hewan kerang atau tiram (oyster), perhiasan ini juga tergolong permata tertua yang dihargai manusia.

Mutiara hasil budidaya cukup banyak ragamnya, ada mutiara air laut dan mutiara air tawar. Perairan di Indonesia punya sentra budidaya mutiara cukup banyak, khususnya mutiara air laut.

Di antaranya di Lombok, Sumbawa dan Maluku, daerah –daerah ini mampu menghasilkan mutiara kualitas terbaik dunia. Bahkan, Indonesia telah ‘mengisi’ lebih dari 1/3 kebutuhan pasar mutiara dunia!

Jenis kerang mutiara budidaya di Indonesia adalah Pinctada maxima, yakni jenis kerang mutiara Laut Selatan, yang berukuran besar dibanding jenis mutiara laut lainnya.

Bisa menghasilkan mutiara ukuran mencapai 22 mm, namun rata-rata ukuran mutiara ini adalah 15 mm.

Jenis mutiara dari perairan Indonesia berkualitas baik, dan ini secara otomatis punya harga yang lebih mahal dibandingkan lainnya.

 

Baca Keren! Ini 5 Kain Adat Tradisional Indonesia

 

Range warna mutiara jenis ini adalah putih, merah muda ke perak, champagne ke gold dan imperial gold. Meski demikian, mutiara jenis Pinctada maxima tidak berkilau seperti yang dimiliki mutiara Akoya.

Mutiara Akoya atau lebih populer disebut mutiara Jepang (karena banyak dihasilkan di Jepang), punya range warna krem, perak, kuning dan emas. Jenis warna mutiara Laut Selatan yang terkenal akan nilainya dan kelangkaannya adalah warna emas dan imperial gold.

 

Punya Karakteristik

Setiap butir mutiara punya karakteristik tersendiri, sebagai variasi dari tampilannya. Bahkan, keunikan itu kadang jadi nilai yang menaikkan harganya.

Seperti mutiara Barouque, misalnya. Bentuknya lonjong – tidak beraturan, karena unik  kini justru diburu orang, hingga harganya cukup bagus. Memang, tidak ada standar internasional atau sistem panduan untuk menentukan standar kualitas atau nilai mutiara. Tidak seperti halnya dengan berlian.

Meski demikian, ada 5 karakteristik untuk menentukan grade mutiara.

Tingkatan kualitas mutiara bisa dilihat dari bentuk, ukuran, warna, permukaan (surface), dan pantulan cahaya (luster).

 

Baca Asyiknya Momen Batimung, Ritual Detoks ala Banjar

 

Jika mata sudah terbiasa dengan mutiara, tentu relatif bisa melihat kualitas sebuah mutiara. Pantulan cahaya mutiara air laut biasanya lebih cemerlang dibanding mutiara air tawar.

Kenapa?

Karena, lapisan mutiara (nacre) yang dihasilkan mutiara Laut Selatan Pinctada maxima, itu jauh lebih tebal dan lebih pekat dari pada mutiara air tawar.

Dari warna juga membedakan mutiara air laut dengan air tawar.

Mutiara air tawar warna yang dihasilkan putih, ke merah muda, dan agak kelabu. Selain itu, juga diberi pewarnaan yang menghasilkan warna hijau, biru, dan sebagainya.

 

 

 

Tim Mahligai Indonesia

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here