Jangan Lupa! 4 Oleh-Oleh Khas Jayapura Ini Wajib Dibawa Pulang

0
50
Foto: khasiat.id

Sehabis mengunjungi suatu tempat wisata pastinya tak afdol jika tak bawa oleh-oleh. Bagaimana dengan 4 oleh-oleh khas Jayapura ini?

 

Jayapura yang juga disebut sebagai Kota Kemenangan ini memang jadi salah satu kota Negeri Nusantara yang tak boleh dilupa begitu saja.

Kota yang resmi menjadi ibukota Papua sejak 21 September 1993 ini memang patut dikunjungi. Apalagi kalau bukan pesona garis pantainya yang berlekuk-lekuk.

Lalu apa saja oleh-oleh khas Jayapura yang wajib bawa?

 

Sarang Semut

Sebutannya membuat kepala membayangkan bentuknya seperti sarang atau rumah. Padahal salah besar.

Sarang semut adalah nama tumbuhan yang menempel di pohon. Bentuknya gembung dan punya banyak rongga. Memang sih, tumbuhan ini bisa menjadi sarang semut, tapi justru tidak dibuat semut itu sendiri!

Foto: farmakoterapi

Sarang semut terkenal sebagai penyembuh berbagai penyakit. Seperti jantung, diabetes, tumor dan kanker. Ada yang bentuknya masih segar atau masih basah, ada juga yang menjualnya kering seperti sarang.

 

Matoa

Kalau yang satu ini adalah buah khas Papua banget. Tapi bisa didapat jika sedang musim panen. Penjual buah matoa asli ada di daerah Abepura atau saat sedang mampir di pasar tradisional di Jayapura.

Harganya sendiri memang sedikit lebih mahal dibanding  buah biasa. Tapi kalau sedang musim, harganya lebih terjangkau.

Foto: triptrus

Tekstur buah matoa sendiri berdaging putih, banyak air. Memang mirip-mirip leci atau rambutan.

Lucunya, ada juga buah matoa yang rasa dan aromanya mirip durian! Hahaha…

 

Baca juga: Lima Kuliner Khas Papua yang Penuh Sensasi

 

Tifa

Alat musik yang mirip gendang ini memang jadi alat musik khas Papua. Sebagai oleh-oleh, alat musik ini mudah didapat di Pasar Hamadi.

Foto: djkn.kemenkeu.go.id

Cara membunyikannya sendiri memang khas, ditabuh atau dipukul. Tifa biasanya dimainkan saat upacara adat dan tari-tarian khas Papua sedang digelar.

Oh ya, meski ini adalah alat musik tapi tifa dapat juga dijadikan pajangan.

 

Kue Lontar

Jangan tertukar! Baik bentuk, warna dan rasa kue ini memang mirip kue pie susu dari Bali. Bedanya, kue lontar lebih tebal dan isi porsinya lebih banyak. Alhasil kue ini lebih mirip eggtart.

Foto: cremeuxtart

Kulitnya sendiri renyah dengan isian manis dan lembut. Manisnya pun pas, tak berlebihan.

Disebut ‘kue lontar’ karena kue ini dibuat dengan cetakan wadah lontar (yang bulat cekung). Bahan dasarnya sendiri ada susu sapi dan gula. Untuk bahan-bahan lainnya ada tepung terigu, mentega dan vanili.

 

Kira-kira mau bawa oleh-oleh yang mana? Atau mau bawa semuanya? Wah…

 

 

Orlando

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here