Ternyata Pasar Batik Tulis Tradisional Terbesar Ada di …

0
74

Batik memang jadi identitas Negeri Nusantara ini. Sejak 2 Oktober 2009, UNESCO menetapkan batik sebagai warisan budaya milik Indonesia. Kalau ada Pasar Batik Tulis Tradisional Terbesar? Jelas ada di Indonesia, tepatnya di …

Tak heran jika setiap 2 Oktober menjadi Hari Batik Nasional dimana semua orang memakai batik – entah itu sebagai atasan, bawahan, atau pernak-pernik lainnya, sebagai kebanggaan negeri.

Pasar Batik Tulis Tradisional Terbesar di Indonesia pun eksis. Tepatnya ada di Madura. Pengukuhannya sendiri  dilakukan pada 24 Oktober 2019 oleh Asosiasi Perajin dan Pengusaha Batik Indonesia (APPBI).

Oh ya, APPBI sendiri adalah perkumpulan para perajin, pengusaha dan pelaku industri batik dari seluruh daerah di Indonesia.

Gerakan Pelestarian Budaya Batik pun dilakukan APPBI dengan berbagai pihak sebagai bukti nyata pelestarian batik.

Gerakan ini pun dilakukan Paguyuban Pecinta Batik Indonesia Sekar Jagad Yogyakarta, Yayasan Batik Indonesia (YBI), Asosiasi Perajin Batik Tulis Jawa Timur, Yayasan Batik Jawa Barat, Paguyuban Pecinta Batik Pekalongan.

Baca Yuk! Mengenal 8 Motif Batik Paling Umum Dipakai

Serunya lagi, gerakan ini mendapat dukungan penuh dari Direktorat Industri Kecil Menengah, Kementrian Perindustrian Republik Indonesia, Pemerintahan Kabupaten Pamekasan dan Bank Rakyat Indonesia.

Eh, eh, terus bagaimana dengan Pusat Batik Terbesar tadi yang di Madura?

Foto: Media Madura

Nah, itu sebenarnya adalah sebuah tempat bernama Pasar 17 Agustus yang letaknya ada di Pamekasan, Madura. Tempat ini sendiri sudah berdiri sejak 1983. Pamekasan sendiri terbilang sebagai kabupaten dengan jumlah perajin batik yang sangat banyak.

Tak kurang ada 6.526 perajin batik, semuanya ada di 38 sentra batik dengan 933 unit usaha.

Terbilang lengkap karena perajin batik di sini terdiri dari para perajin batik tulis sekaligus pedagang bahan-bahan baku batik, dan pedagang alat-alat produksi batik yang memang sangat dibutuhkan perajin batik setempat.

Oh ya, Pasar 17 Agustus sendiri punya lima keunikan yang khas: Kualitas batik yang disajikan hampir 100 persen batik tulis tradisional, Menyajikan batik-batik setengah jadi (rengsi) alias batik yang baru tulis dengan lilin panas dalam bentuk gambar dan isen-isen (belum diwarnai), Tempat berkumpul komunitas perajin batik dan para pedagang bahan-bahan baku batik, Waktu Dagang hanya dua hari selama seminggu, dan Keragaman harga batik tulisnya tersedia dari harga 100 ribu rupiah hingga puluhan juta!

Demikian dilansir dari Good News From Indonesia.

Siap- siap menyerbu Pasar Batik Tulis ini?

 

 

 

 

 

O.J.

Sumber: GoodNewsFromIndonesia

Foto: AnglesNView

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here