Dari Nastar Hingga Kue Cubit, Berikut Kudapan yang Terpengaruh Belanda

0
401
Kue Lapis Legit-Foto: Wikipedia

Perjalanan panjang sejarah Indonesia tak melulu meninggalkan jejak dalam bentuk bangunan, ataupun tradisi. Dalam hal kuliner, tak terhitung berapa jumlahnya jenis kuliner kita yang merupakan warisan sejarah.

Sebut saja lontong Cap Go Meh. Dilansir dari Kompas.com, lontong Cap Go Meh merupakan bentuk kuliner adaptasi peranakan China di Nusantara. Sama seperti bacang, dan lunpia.

Nah, selain pengaruh Cina, Belanda yang sempat menduduki negeri kita sekitar 350 tahun pun meninggalkan pengaruh sejarahnya pada kuliner negeri ini yang hingga saat ini masih kita nikmati. Apa sajakah ragam kue yang mendapat pengaruh dari Belanda?

1. Kue Stick Keju

Kue kering yang ditaburi keju ini biasa hadir dalam setiap bulan Lebaran, tapi tahukah kamu kalau kue ini ternyata berasal dari Belanda? Nama Belanda nya adalah Kaasstengels dan merupakan kue yang cukup populer untuk orang Belanda.

2. Nastar

Kue favorit yang juga suka muncul setiap Lebaran ini terinspirasi dari kue pai eropa yang berisi buah beri atau apel sebagai isinya. Karena di Indonesia buah beri dan apel sulit untuk ditemukan, maka diganti dengan buah nanas. Nama nastar sendiri merupakan perpaduan dari bahasa Belanda Ananas yang berarti nanas dan tart yang berarti kue tart atau pai.

3. Lapis Legit

Siapa yang tidak kenal kue ini? Kue Lapis Legit yang membutuhkan kesabaran tingkat tinggi untuk membuatnya ini ternyata terinspirasi dari kue lapis Eropa. Nama lainnya adalah kue spekuk atau Spekkoek dan dikembangkan selama masa kolonial Belanda di Indonesia.

4. Kue Cubit

Kue cubit yang bisa ditemukan dipinggir jalan ini juga ternyata memiliki hubungan erat dengan poffertjes atau kue panekuk mini asal Belanda. Diduga kue cubit terinspirasi dari poffertjes yang dibawa oleh Belanda. Di Belanda sendiri, kue ini merupakan jajanan populer yang bisa ditemukan di pinggir jalan loh!

5. Klappertaart

Kue khas Manado ini juga ternyata merupakan peninggalan dari Belanda loh! Dulu kue ini merupakan makanan penutup atau pencuci mulut untuk orang-orang Belanda.

Sekarang kue yang berbahan dasar kelapa, tepung terigu, susu, telur, dan mentega ini bisa kamu temukan sebagai camilan untuk orang Indonesia. Namanya sendiri dalam bahasa Belanda yang berarti kue kelapa atau tart kelapa.*

Penulis: Mellissa Veronica

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here