Dari Kerokan Hingga Gurah, Inilah Pengobatan Tradisional di Indonesia

0
780
jamu tradisional
Ilustrasi Pengobatan Tradisional-Foto: Freepik

Indonesia terkenal dengan beragam sukunya dan berbagai jenis adat istiadat yang ada di dalamnya. Sebelum adanya pengobatan modern, masyarakat Indonesia memiliki sistem pengobatan mereka sendiri yang sekarang dinamakan pengobatan tradisional.

Apa saja pengobatan tradisional yang ada di Indonesia?

Kerokan

Siapa yang tidak kenal dengan kerokan? Biasanya kerokan merupakan pengobatan pertama yang dilakukan oleh orang Indonesia untuk mengatasi masuk angin. Dengan bermodalkan koin atau bawang merah dan minyak seperti  minyak kelapa atau telon, bagian punggung pasien akan dikerok hingga meninggalkan bekas kemerahan pada kulit.

Tradisi kerokan ini masih dilakukan sampai sekarang loh! Dan tidak terbatas pada kalangan orang-orang tua saja, bahkan remaja dan anak kecil di Indonesia juga masih melakukannya.

Jamu

Nah yang ini merupakan obat tradisional Indonesia yang terkenal secara turun temurun. Jamu merupakan minuman herbal yang memiliki beragam khasiat, sebut saja jamu kunyit asam yang membantu mengurangi rasa sakit ketika haid, atau jamu beras kencur yang katanya bisa meningkatkan nafsu makan.

Jamu-jamu ini biasa dibuat dengan dari rempah-rempah dan tanaman obat, dan dijual menggunakan sepeda atau dengan cara digendong yang biasa disebut jamu gendong.

Baca juga:Enam Jenis Jamu yang Patut Dikonsumsi Menjelang Hari Pernikahan
Lima Resep Jamu Tradisional dari Madura yang Berkhasiat untuk Kesehatan

Gurah

Pengobatan tradisional yang satu ini bertujuan untuk mengeluarkan lender-lendir kotor yang ada pada saluran pernafasan. Ramuan herbal yang digunakan adalah ekstrak dari daun sringunggu tapi seiring perkembangan jaman ada juga yang menggunakan tanaman obat lain sebagai ekstraknya. Cara pengobatannya pun sedikit unik yaitu dengan meneteskan ramuan herbal tadi ke dalam hidung atau mulut.

Bekam

Pengobatan dengan bekam biasanya banyak dilakukan untuk mengatasi masuk angin, tapi ada juga yang melakukan bekam untuk mengatasi kolesterol atau darah tinggi. Bekam sendiri adalah teknik pengambilan darah kotor yang terbagi jadi dua jenis, yaitu basah dan kering.

Nah kalau yang basah, pengambilan darah kotor nya akan disertai dengan melakukan sayatan, oleh karena itu harus dilakukan oleh orang yang sudah terlatih. Pada umumnya, masyarakat lebih banyak melakukan bekam kering untuk mengatasi gejala-gejala ringan seperti masuk angin.

Itulah 4 jenis pengobatan tradisional yang ada di Indonesia, meskipun begitu harus diingat bahwa penggunaan pengobatan tradisional ini lebih baik didiskusikan terlebih dahulu dengan dokter ahli. Apalagi bila sudah menyangkut penyakit berat dan jangan sampai menggantikan pengobatan utama dengan pengobatan tradisional atau alternatif tanpa berdiskusi dengan ahli nya ya.

 

Penulis: Mellisa Veronica

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here