Inspirasi Perpaduan Dekorasi Etnik dan Modern

0
627
Inspirasi Perpaduan Dekorasi Etnik dan Modern
Foto: Dok. Mahligai Indonesia

Warna Emas yang Mewah dan Elegan

Nuansa keemasan senantiasi mengguratkan kesan mewah, elegan, sekaligus hangat. Untuk sebuah perayaan ikatan cinta, dekorasi ruangan resepsi dipercantik rona keemasan dipadukan semburat abu-abu silver dan putih gading. Kesan etnik tradisional berbaur sempurna dengan atmosfer simple dan modern, lewat penerapan elemen dekorasi etnik dan furniture gaya klasik modern.

Inspirasi Perpaduan Dekorasi Etnik dan Modern
Foto: Dok. Mahligai Indonesia

Kehadiran partisi kayu berornamen ukiran bukan hanya berfungsi sebagai penyekat ruangan, sekaligus juga menjadi elemen dekoratif yang cantik. Di sini terdapat tiga macam motif ukir partisi kayu nuansa warna putih gading, yakni motif bunga ceplok yang menghembuskan aura lebih feminine, ukiran bunga kawung yang mencitrakan kesan simple elegan, dan motif anyaman banji yang lebih menghadirkan maskulin dinamis. Tampak selaras dengan kehadiran meja dan sofa gaya modern klasik dalam nuansa warna senada.

Kehangatan suasana ruang jamuan kian nyata dengan rangkaian bunga nuansa kuning yang antara lain berupa mawar, calla lily, tupil dan matahari. Sentuhan etnik hadir apik melalui penggunaan vas vintage keemasan dari Jawa maupun Sumatera, bahkan guci keramik nuansa gading untuk wadah rangkaian bunga. Semua tampak melebur dalam kesatuan suasana secara sempurna.

Kehangatan Merah dan Keemasan

Menyiapkan sebuah perjamuan keluarga bernuansa hangat dan istimewa menjadi pilihan untuk menghadirkan tema warna merah kuat yang dipadukan nuansa keemasan. Atmosfer mewah tampak harmonis ketika bersentuhan dengan nuansa etnik vintage yang diwujudkan melalui penempatan detail elemen dekoratif di atas meja.

Inspirasi Perpaduan Dekorasi Etnik dan Modern
Foto: Dok. Mahligai Indonesia

Selain meja makan yang berhias dekorasi cantik, pada salah satu sudut ruangan diletakkan meja konsol sebagai etalases yang memperkuat tema untuk memperindah suasana saat bersantap dengan para tamu. Jendela-jendela dan bangunan gaya art deco di King Dinasty Restaurant, Hotel Gino Feruci Kebonjati, Bandung, juga menghadirkan keindahan tersendiri.

Meja makan ditutup dengan taplak merah disertai runner keemasan. Sebagai centerpiece meja diletakkan rangkaian bunga dalam vas fish bowl maupun vas bentuk terompet, juga sangkar burung, serta lilin-lilin yang diletakkan di atas candle holder bamboo. Serbet bermotif batik mempercantik piring yang diletakkan di atas placemate bundar berenda-berenda.

Teks: Tim Mahligai Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here